IFL Free Fire diresmikan, liga baru scene ladies lebih menantang dan bergengsi

Panggilan untuk semua pemain ladies ayo uji skill kalian di IFL Free Fire 2023!

IFL Free Fire (International Female Legends) adalah sebuah kompetisi yang digagas oleh Mahaka Gaming Integra (MAGI) khusus untuk wanita (ladies) yang bertujuan memberikan wadah yang aman dan nyaman dalam mengejar karier di esports.

Kompetisi IFL Free Fire didukung oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) dan akan diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi aktif MAGI dalam kampanye kesetaraan gender di ekosistem esports tanah air.

IFL Free Fire menjadi sebuah terobosan baru bagi para pemain wanita (ladies) di Indonesia setelah hadirnya FFML (Free Fire Masters League) ladies yang diusung oleh Garena pada tahun 2022 di mana tim EVOS Luna keluar menjadi juara.

Alethaa, EVOS Luna, EVOS Esports, Free Fire
Dhonazan Syahputra/ONE Esports

Meneruskan pengembangan scene esports wanita (ladies) yang lebih masif, maka IFL Free Fire membawa format baru yang lebih kompetitif dan terbarukan.


IFL Free Fire diresmikan oleh Garena dan MAGI, hadirkan format baru dalam sejarah kompetisi tim ladies

IFL Free Fire, Free Fire
Kredit: ONE Esports

Kompetisi IFL Free Fire diresmikan dalam acara konferensi pers bersama Mahaka Gaming Integra (MAGI), diikuti oleh pihak Garena, BNI 46 sebagai sponsor, PB ESI dan rekan-rekan media esports di Cafe Temu, Kemanggisan, Jakarta Barat (21/10).

Mewakili MAGI, Waizly Darwin selaku CEO menyatakan bahwa rangkaian kegiatan IFL Free Fire merupakan agenda tahunan dan komitmen jangka panjang dari perusahaannya dalam rangka membantu stakeholders esports di tanah air untuk mengembangkan ekosistem yang lebih inklusif dan berkualitas.

IFL Free Fire, Free Fire
Waizly Darwin, CEO Mahaka Gaming Integra (MAGI) | Kredit: ONE Esports

“IFL merupakan upaya kami untuk menciptakan perubahan signifikan di dunia esports di tanah air. #RespectHerGame menjadi tema utama IFL kali ini dengan harapan memberikan apresiasi yang layak dan menginspirasi wanita berpartisipasi aktif dalam dunia esports,” ucap Waizly.

Turut hadir mewakili Garena, Head of Business Development and Marketing Wijaya Nugroho dalam kata sambutannya mendukung penuh inisiasi dari IFL Free Fire.

IFL Free Fire, Free Fire
Wijaya Nugroho, Head of Business Development and Marketing | Kredit: ONE Esports

Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh turut mendukung IFL Free Fire sebagai wadah potensi besar para pemain wanita (ladies) Free Fire di Indonesia.

“Garena mendukung IFL 2023 Free Fire sebagai wadah bagi atlet esports wanita terhubung dan terus berkembang. Lebih dari kompetisi, turnamen ini memberi kesempatan bagi para pemain untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan ekosistem esports di tanah air,” tutur Hans.


Ketua Umum PB ESI, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Bambang Sunarwibowo S.H, M.Hum, menyatakan PB ESI mendukung esports sebagai cabang olahraga prestasi yang inklusif dan menjunjung tinggi unsur kesetaraan.

Bambang Sunarwibowo menambahkan semua kalangan memiliki kesempatan yang setara untuk meningkatkan kompetisi dan meraih prestasi.

SEA Games, PB ESI
Dhonazan Syahputra/ONE Esports

“Salah satu misi utama PB ESI adalah menjadikan esports sebagai cabang olahraga prestasi yang inklusif dan menjunjung tinggi kesetaraan. Melalui esports, semua kalangan termasuk perempuan, memiliki kesempatan yang setara untuk mengaktualisasi diri, meningkatkan kompetisi, meraih prestasi setinggi-tingginya dan berkontribusi untuk bangsa dan negara Indonesia,” paparnya.

Kredit: ONE Esports

“International Female Legends (IFL) 2023 kami harapkan menjadi salah satu pilar yang memperkokoh peran dan kontribusi perempuan dalam menyokong perkembangan dan kemajuan esports Indonesia, serta turut mewujudkan visi menjadikan Indonesia sebagai kekuatan utama esports di kancah internasional,” pungkasnya.


Format IFL Free Fire 2023

Berkolaborasi dengan Garena, seri pertama kegiatan IFL 2023 ini akan memainkan game Free Fire. Total Prize Pool senilai Rp500 juta akan dialokasikan pada turnamen ini melalui 5 tahap sebagai berikut:

  1. Tahap Audisi (21 Oktober-12 November 2023) diselenggarakan di 12 kota: Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Pontianak, Medan dan Palembang.
  2. Tahap Development Battle (16-20 November 2023) yang akan mempertandingkan 12 tim dari 12 kota.
  3. Tahap Draft Pick (25 November 2023) di mana untuk pertama kalinya di dunia esports tanah air, para pemain amatir terbaik dari 12 kota ini akan direkrut oleh tim esports profesional yang berlaga di IFL Pro
  4. Tahap IFL Pro Final (4-13 Desember 2023) tim profesional asal Indonesia akan diundang untuk bertanding secara online dan memperebutkan 9 posisi teratas
  5. Tahap IFL Pro Grand Final (16-17 Desember 2023) 9 tim profesional terbaik asal Indonesia dan 3 tim internasional akan berkompetisi untuk menjadi juara di Mahaka Square, Kelapa Gading.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Hadirkan GYC 2023, Garena sukses pecahkan rekor MURI

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *